Sabtu, 13 Juli 2013 | By: Mardhiah Fitriyani

Aku...

air mata ini, menetes lagi
seiring turunnya hujan yang tak kunjung reda
semoga hujan ini membawaku ke dalam peluknya

mata ini, tak dapat lagi menahan
terkadang, perihnya hati bisa menjebolkan semuanya
lalu terciptalah aliran deras dipipi

hati ini, sebenarnya sangat rapuh
dia bisa hancur layaknya puing puing bangunan
tapi tetap kokoh pondasinya, karena kasih sayang

aku,
atas nama cinta
mewakili hati, raga dan jiwaku...

0 komentar:

Posting Komentar